Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Tayangan Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson menyampaikan pernyataan mengenai kesepakatan Brexit di sebuah smartphone di Frankfurt Stock Exchange di Frankfurt, Jerman, Jumat (16/10/2020). - Bloomberg/Alex Kraus
Premium

Bedol Desa Investor Saham dan Eksodus Miliaran Dolar dari Inggris ke Uni Eropa

11 Januari 2021 | 13:37 WIB
Brexit nyatanya membawa banyak perubahan terhadap ekonomi Inggris, termasuk di pasar saham. Eksodus investor saham ke luar Inggris terjadi, dengan nilai saham sudah mencapai miliaran dolar AS.

Bisnis.com, JAKARTA – Dalam dekade terakhir, Inggris berkontribusi terhadap setidaknya 30 persen lalu lintas perdagangan saham lintas batas di Eropa. Secara logika, situasi tersebut mestinya membuat Uni Eropa—yang berpotensi kehilangan hampir sepertiga investor sahamnya—akan tertekan selepas berakhirnya masa transisi Brexit.

Namun, sejauh ini, realitanya justru sebaliknya. Alih-alih Eropa, justru Inggris yang mengalami pukulan lebih telak.

Dalam sepekan pertama perdagangan saham 2021, laporan Bloomberg menyebutkan bahwa banyak investor memindahkan aktivitas perdagangan mereka dari Inggris ke negara-negara Uni Eropa (UE).

“UE jelas sekali telah memenangkan pertandingan memperebutkan porsi perdagangan saham lintas batas. Perpindahan ini adalah gol bunuh diri yang spektakuler, sebab, saat ini, membuat Inggris sekaligus kehilangan posisi tawar mereka yang sebelumnya sangat kuat dalam perdagangan ekuitasnya,” tutur CEO Aquis Exchange Plc Alasdari Haynes kepada Bloomberg TV, Senin (4/1/2021).

Aquis Exchange, perusahaan yang dipimpin Haynes, adalah grup bisnis yang menyediakan layanan perdagangan sekuritas, data pasar, statistik bulanan, riset, hingga pemrosesan dokumen perdagangan saham di Eropa.

Dalam sepekan, Haynes berujar bahwa sekitar 99,6 persen pelanggannya yang sebelumnya intens melakukan perdagangan saham di negara tersebut telah memindahkan aktivitas mereka ke Paris.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top