Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Bendera Amerika Serikat berkibar di Capitol Building di Washington, D.C., AS, pada  Senin, 20 Oktober 2009. Andrew Harrer  -  Bloomberg
Premium

Kala Miliarder Amerika Jadi yang Paling Mujur Selama Pandemi

25 Desember 2020 | 15:32 WIB
Amerika Serikat menjadi salah satu negara yang terdampak parah oleh pandemi Covid-19 sehingga memporak-porandakan perekonomian nasionalnya. Namun, kondisi itu tak serta merta membuat jumlah taipan di negara itu berkurang, berikut dengan kekayaannya.

Bisnis.com, JAKARTA – Para miliarder Amerika Serikat mengalami tahun yang paling gemilang pada 2020 dibandingkan dengan negara besar lainnya, di tengah pukulan pandemi Covid-19 hingga pergolakan politik.

Sejumlah konglomerat paling tajir di dunia berhasil mengumpulkan pundi-pundi kekayaan mereka lantaran terdongkrak pasar saham. 

Forbes memperkirakan bahwa lebih dari 2.200 miliarder di dunia secara kolektif menjadi lebih kaya hingga US$1,9 triliun pada tahun 2020. Berdasarkan perhitungan Forbes menggunakan harga saham dari Jumat 11 Desember, miliarder dunia diperkirakan memiliki kekayaan US$11,4 triliun.

Adapun nilai kekayan tersebut secara kolektif meningkat 20 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Para miliarder Amerika, secara keseluruhan yang terdiri lebih dari 600 miliarder AS memiliki total kekayaan US$4 triliun, dengan kenaikan keuntungan sebesar US$560 miliar sejak awal tahun, dibantu oleh pasar saham yang memecahkan rekor.

Seperti diketahui, indeks S&P 500, berada di level tertinggi sepanjang masa, atau naik 13 persen tahun ini meskipun terdampak oleh pandemi Covid-19 sejak Maret. Adapun, indeks Nasdaq bahkan naik hingga 38 persen pada periode yang sama.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top