Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pengunjung melakukan transaksi pembayaran berbasis digital dengan pedagang pantai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Pantai Pandawa, Badung, Bali, Sabtu (11/7/2020). - ANTARA
Premium

Wisata Ke Bali Wajib Swab & Cerita Refund Tiket - Traveloka

18 Desember 2020 | 10:17 WIB
Kewajiban melajukan swab untuk ke Bali diperbaharui menjadi mulai Sabtu (19/12/2020), hingga 4 Januari 2021.

Bisnis.com, JAKARTA - Kebijakan pemerintah untuk mewajibkan wisatawan masuk ke Bali melakukan tes swab baik PCR test maupun rapid test antigen membuat pelaku usaha Pulau Dewata wisata kalang kabut. 

Pasalnya kebijakan ini memicu pembatalan pemberangkatan dalam jumlah besar. Pemerintah Bali sendiri kemudian merevisi kebijakan wajib tes swab dari sebelumnya H-2, menjadi H-7 sebelum keberangkatan. 

Aturan baru ini berlaku mulai Sabtu (19/12/2020), hingga 4 Januari 2021.

Pelaku usaha hotel dan restoran menyebutkan kebijakan wajib swab memberatkan. Pasalnya tes untuk covid memiliki beragam cara. 

“Sebetulnya, jika bicara untuk testing itu kan ada beberapa metodenya. Ada rapid test, swab antigen, dan PCR. Nah, harusnya pilihan itu diberikan kepada masyarakat yang tidak membebani. PCR kita sama-sama tau paling murah Rp900.000 dan hasilnya paling lama 3 hari,” katanya saat ditemui Bisnis, Rabu (16/12/2020).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top