Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Janet Yellen, mantan Ketua The Fed, tiba untuk makan malam dalam simposium ekonomi Jackson Hole pada 2019.  - David Paul Morris/Bloomberg
Premium

Hikayat Janet Yellen, Juru Selamat Amerika yang 'Dipanggil' Kembali

25 November 2020 | 09:17 WIB
Nama Janet Yellen sempat tersohor saat memimpin Bank Sentral AS di masa transisi ekonomi pascakrisis. Kini dia dipanggil kembali untuk mengabdikan diri ke negaranya, tatkala dipilih sebagai Menteri Keuangan AS oleh Joe Biden.

Bisnis.com, JAKARTA – Baru-baru ini presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden memasukkan nama Janet Yellen dalam nominasi menteri keuangan Paman Sam pada kabinet yang akan dia pimpin.

Masuknya nama Yellen dalam kabinet Biden ini pun sontak membuat pasar bereaksi positif. Maklum Yellen punya rekam jejak yang mentereng di perekonomian AS. Terakhir, wanita tersebut merupakan mantan Ketua Dewan Gubernur Bank Sentral AS (The Fed) selama 2014-2018.

Kala menjabat sebagai pimpinan The Fed, Yellen dinilai berhasil membimbing keluar perekonomian AS, dari bayang-bayang dampak krisis akibat kasus subprime mortgage dan krisis pada 2014 melalui segenap kebijakan moneternya.

Namun terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS pada 2017, membuat Yellen harus mengakhiri jabatannya sebagai pimpinan The Fed. Dia digantikan oleh Jerome Powell. Kala itu, Trump disebut tidak terlalu suka dengan sikap Yellen yang terlalu kaku dalam mengatur sistem perbankan AS, terutama terkait UU Dodd Frank.

Kini, masuknya Yellen sebagai calon Menteri Keuangan AS dapat disebut sebagai pilihan tepat. Terutama dalam menghadapi kondisi yang dialami Paman Sam saat ini.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top