Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Kapal tongkang pengangkut batu bara melintasi sungai Mahakam, di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 23/4). - JIBI/Paulus Tandi Bone
Premium

Permintaan Pembeli Utama Lesu, Batu Bara Indonesia Mencari Pasar Baru

24 November 2020 | 03:00 WIB
Sejak 2017 hingga 2019, China dan India menjadi destinasi ekspor terbesar batu bara Indonesia atau mencapai sekitar 50 persen—59 persen dari total ekspor, diikuti oleh Korea Selatan dan Jepang. 

Bisnis.com, JAKARTA — Industri batu bara dalam negeri tengah dihadapkan pada tantangan menurunnya permintaan batu bara global.

Lemahnya permintaan dipengaruhi adanya kebijakan pembatasan impor oleh dua konsumen utama batu bara dunia, yakni India dan China, yang lebih memprioritaskan pemanfaatan batu bara produksi dalam negeri.

Merebaknya pandemi Covid-19 juga membuat permintaan batu bara di pasar global semakin melemah dan menekan harga batu bara hingga ke level terendahnya dalam 4 tahun terakhir. Hal ini disebabkan adanya lockdown atau pembatasan sosial yang mengurangi aktivitas industri sehingga kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik menurun.

Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), volume ekspor batu bara hingga September 2020 mencapai 295 juta ton. Realisasi ini mencapai 74,7 persen dari target ekspor tahun ini yang ditetapkan sebesar 395 juta ton.

Sejak 2017 hingga 2019, China dan India menjadi destinasi ekspor terbesar batu bara Indonesia atau mencapai sekitar 50 persen—59 persen dari total ekspor, diikuti oleh Korea Selatan dan Jepang. 

Ketua Komite Marketing Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Nyoman Oka mengatakan bahwa adanya kebijakan kuota impor membuat ekspor batu bara ke China turun drastis sejak akhir tahun lalu hingga kuartal kedua tahun ini. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top