Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Stasiun pengisian gas milik PT Aneka Gas Industri Tbk. - anekagas.com
Premium

Dampak Penetapan Harga Gas Industri, Sudah Efektif?

24 November 2020 | 13:55 WIB
Pemerintah telah menetapkan penyesuaian tarif gas ke level US$6/MMbtu wajib dilaksanakan paling lambat pada 13 Mei 2020. Bagaimana dampaknya ke sektor industri pengguna sejauh ini?

Bisnis.com, JAKARTA – Sudah lebih dari satu semester, pemerintah memutuskan untuk mematok harga gas industri sebesar US$6 per Mmbtu.

Kebijakan itu diatur dalam Peraturan Menteri ESDM No 8 Tahun 2020 tentang Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri. Beleid tersebut mengatur bahwa penyesuaian tarif gas ke level US$6/MMbtu wajib dilaksanakan paling lambat pada 13 Mei 2020.

Adapun, salah satu alasan pemerintah menetapkan harga gas industri pada level tersebut adalah untuk meningkatkan daya saing industri nasional. Pasalnya, ongkos energi di Indonesia dinilai menjadi salah satu yang termahal di Asia Tenggara.

Lalu bagaimana dampak dari kebijakan tersebut? Sejumlah sektor industri pengguna gas pun buka suara.

Asosiasi Kimia Dasar Anorganik (Akida) menilai efek penurunan tarif gas belum terjadi secara maksimal pada industri kimia dasar nasional. Namun demikian, penurunan tari gas dinilai mengurangi dampak pandemi Covid-19 pada pabrikan kimia dasar. 

Berdasarkan data Akida, utilisasi industri kimia dasar masih di kisaran 40 persen. Pasalnya, utilisasi industri pengguna bahan kimia dasar masih berada di kisara 40-50 persen. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top