Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi - Pengelola perusahaan rintisan digital atau startup mengoperasikan program pelayanan di sebuah kantor bersama berbasis jaringan internet (Coworking space) Ngalup.Co di Malang, Jawa Timur, Senin (12/10/2020). - Antara/Ari Bowo Sucipto
Premium

Drama Startup, Saat Bos Twitter & Mobile Legend Bertaruh pada Satispay

22 November 2020 | 12:26 WIB
Para investor kawakan seperti bos Twitter, Jack Dorsey dan Ma Huateng pendiri Tencent yang portofolionya termasuk Mobile Legend di tengah pandemi meluncurkan putaran pendanaan buat startup Satispay. Bagai drama di tengah pandemi.

Bisnis.com, JAKARTA— Drama startup Satispay bagaikan kisah emas di antara tumpukan jerami. Di tengah kelamnya kondisi ekonomi Italia akibat krisis Covid-19, perusahaan teknologi finansial (fintech) asal Milan tersebut sukses mencuri perhatian para investor.

Pada Kamis (19/11) startup dari kota mode itu mengumumkan putaran pendanaan seri C senilai 93 juta euro atau sekitar Rp1,56 triliun (Kurs Rp16.815). Suntikan modal ini membuat valuasi perusahaan melambung jadi 248 juta euro atau menjadi Rp4,17 triliun.

Membuat putaran pendanaan kali ini tak biasa, sebab dilakukan oleh sederet nama-nama mentereng. Pendiri Twitter, Jack Dorsey, masuk di antaranya. Dorsey berkontribusi 15 juta euro, atau setara US$18 juta dalam pendanaan tersebut lewat perusahaan pembayaran miliknya, Square Inc.

Miliarder asal China, Ma Huateng pendiri Tencent yang salah satu portofolionya adalah mobile legend pun tak mau kalah. Sosok yang akrap dijuluki Pony Ma itu mengucurkan nominal yang sama dengan Dorsey.

Menurut catatan Bloomberg, ini adalah kali pertama dalam sejarah Dorsey dan Ma berinvestasi untuk perusahaan asal Italia.

Adapun sisa nominal lain masing-masing berasal dari kantong Tim Ventures, Lgt Lightstone, dan Lgt Capital Partners.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top