Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Aneka Franchise. - Ilustrasi
Premium

Meneropong Asa Ekspansi Usaha Waralaba

22 November 2020 | 21:09 WIB
Model bisnis waralaba memiliki risiko yang rendah karena merek yang diperdagangkan cenderung telah memiliki pasar.

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 membuat semua sektor usaha kelimpungan, tak terkecuali para pelaku usaha waralaba. Melemahnya daya beli hingga pembatasan jam operasional menjadi sumber penekan pendapatan mereka. 

Namun tampaknya, situasi sulitnya akibat pandemi Covid-19 tak menghalangi rencana penambahan gerai hingga tahun ini.

PT Fast Food Indonesia Tbk. (KFC) misalnya, masih menargetkan pembukaan 10 gerai baru sampai akhir tahun. Dengan demikian, total outlet baru yang dibuka bakal mencapai 15 unit.

“Kami terus melakukan ekspansi pembukaan gerai baru sampai akhir tahun. Target kami kurang lebih 10 gerai lagi,” kata Public Relations KFC Indonesia Ika Diah Rhanny saat dihubungi, Minggu (22/11/2020).

Pandemi Covid-19 sendiri telah membawa dampak yang signifikan bagi perusahaan. Sepanjang semester I 2020, pendapatan FAST turun 25,4 persen menjadi Rp2,51 triliun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Kondisi ini terjadi seiring dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat yang diberlakukan di DKI Jakarta pada periode tersebut. Sebagaimana diketahui, Ibu Kota menyumbang 36,33 persen dari total pendapatan perusahaan atau setara dengan Rp913,69 miliar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top