Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Kapal memuat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok. - Antara / Fanny Octavianus
Lihat Foto
Premium

UU Cipta Kerja: Gelisah Investor Asing dan Prasyarat Dukungan Bupati

UU Cipta Kerja tidak hanya memantik kekhawatiran para pekerja, namun mendatangkan kegalauan bagi para investor asing dan para bupati di daerah.
Rayful Mudassir & Jaffry Prabu Prakoso
Rayful Mudassir & Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com
19 Oktober 2020 | 10:42 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – UU Cipta Kerja yang disahkan DPR dengan mulus pada 5 Oktober 2020 lalu memantik kekhawatiran investor jangka panjang dan para bupati di daerah.

Para investor asing itu menyoroti kerangka aturan nasional untuk kemudahan berusahaa itu disebut-sebut dapat menjadi penyebab pelanggaran aturan tata kelola berusaha yang baik (GCG) hingga mengancam lingkungan.

Mereka antara lain Aviva Investors, Legal & General Investment Management, manajer aset yang berbasis di Belanda Robeco, serta manajer aset terbesar di Jepang Sumitomo Mitsui Trust Asset Management. Secara keseluruhan mereka adalah 36 investor global dengan total aset kelolaan mencapai US$4,1 triliun.

“Meskipun kami menyadari perlunya reformasi hukum bisnis di Indonesia, kami memiliki kekhawatiran tentang dampak negatif dari tindakan perlindungan Lingkungan tertentu yang dipengaruhi oleh Omnibus Law untuk menciptakan pekerjaan,” ujar Senior Engagement Specialist Robeco, Peter van der Werf, perwakilan komunitas investor tersebut.

Pemerintah kemudian merespons kekhawatiran itu. Dalam surat yang ditandatangani oleh Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, pemerintah memberikan jawaban atas sejumlah pertanyaan investor jangka panjang soal kehadiran. Mahendra menegaskan omnibus law tidak mengurangi komitmen Indonesia atas isu deforestasi hingga tata kelola yang baik.

“Pemerintah Indonesia menyambut baik pandangan konstruktif dari investor dan pembeli barang dari Indonesia. Bagaimanapun, penting untuk memiliki pandangan yang seimbang," kata Mahendra dalam merespon surat terbuka para investor.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top