Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Peletakan batu pertama pembangunan jaringan pipa gas transmisi Cirebon--Semarang sepanjang 255 kilometer di rest area KM 379 tol Batang--Semarang, Jumat (7/2/2020). - ANTARA/I.C.Senjaya
Premium

Proyek Pipa Gas Cirebon-Semarang Mangkrak 14 Tahun, Salah Siapa?

17 Oktober 2020 | 08:59 WIB
Alih-alih mengalami kemajuan, 2 Oktober 2020 Rekind justru mengirimkan surat 357/10000-LT/X/2020 yang disampaikan oleh Direktur Utama Rekind Alex Dharma Balen kepada BPH Migas.

Bisnis.com, JAKARTA — Lebih dari satu dekade proyek yang digadang-gadang sebagai proyek strategis nasional yakni pipa transmisi gas bumi Cirebon—Semarang tak kunjung terwujud.

Pembangunan pipa ruas transmisi Cirebon—Semarang merupakan tindak lanjut dari rencana induk pada 2006 dan menetapkan PT Rekayasa Industri (Rekind) sebagai pemenang lelang berdasarkan SK Kepala BPH Migas nomor 035/Kpts/PL/BPH Migas/Kom/III/2006.

Rekind berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan ruas transmisi Cirebon—Semarang (Cisem) sesuai dengan penawaran hasil lelang pada 2006 yakni membangun pipa sepanjang 255 kilometer dengan diameter 28 inci.

Biaya investasi yang ditetapkan adalah US$169,41 juta, kapasitas 350 MMscfd—500 MMscfd, dan dengan toll fee yang ditetapkan US$0,36 per MMBtu.

Sejak dilelang pada 2006 lalu, belum ada satu pun pipa yang telah ditanam oleh Rekind karena masih terdapat sejumlah kendala yang menyebabkan penundaan pelaksanaan proyek seperti pasokan gas dan calon pembeli gas yang belum mendapatkan kepastian serta keekonomian proyek yang belum mencapai kesepakatan.

Namun, setelah dilayangkan teguran beberapa kali oleh BPH Migas, pada 28 Januari 2020 Rekind akhirnya menyatakan siap untuk melanjutkan pembangunan dan dilanjutkan dengan melaksanakan peletakan batu perdana (groundbreeaking) yang menandai pembangunan proyek pada 7 Februari 2020.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top