Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Jajaran gedung perkantoran di Jakarta./Bisnis - Abdurachman
Premium

Dihantam Pandemi Covid-19 & WFH, Begini Prediksi Perkantoran 2021

13 Oktober 2020 | 19:43 WIB
Bisnis properti subsektor perkantoran termasuk yang paling terdampak pandemi Covid-19. Hal itu tak lain penerapan kebijakan work from home (WFH) yang merupakan bagian dari langkah pencegahan penularan virus mematikan tersebut. Bagaimana prekdisi 2021?

Bisnis.com, JAKARTA – Sepanjang tahun ini sektor properti perkantoran paling terdampak pandemi Covid-19, terlebih dilakukannya kebijakan work from home (WFH) dan berkegiatan dari rumah dari awal Maret hingga kini.

Sektor perkantoran mengalami oversupply dalam beberapa tahun terakhir. Tahun ini menjadi tahun yang berat bagi para pengembang sektor perkantoran.

Lalu bagaimana kondisi sektor properti tahun depan? Commercial and Business Development Director AKR Land Alvin Andronicus menuturkan dengan adanya perubahan tren aktivitas perkantoran ke WFH akan mengedukasi para pemilik usaha untuk tetap mengatur tugas secara basis WFH.

Hal ini tentu mengefisienkan pengeluaran biaya kantor terutama mengenai penggunaan beban utilitas, seperti listrik, telepon, serta pemakaian peralatan kantor.

"Pada 2021 efisiensi serta efektivitas biaya overhead pasti berlanjut untuk mengurangi beban biaya operasional yang masih terbawa dari 2020," ujar Alvin.

Secara umum, hal tersebut akan menahan ekspansi perusahaan termasuk pembelian atau menyewa kantor baru kecuali bagi beberapa industri yang justru menikmati pertumbuhan pada saat pandemi ini. Terlebih banyak usaha yang mulai melambat, bahkan terdampak sangat parah sehingga belum tentu pada 2021 masih survive.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top