Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Stasiun pengisian bahan bakar umum Pertamina. - Sumber: Pertamina.com
Premium

Mimpi Indonesia Tanpa Premium

12 Oktober 2020 | 14:07 WIB
Pertamina memproyeksikan hingga 2024 penjualan harian Premium akan turun menjadi 13.800 kiloliter, sedangkan penjualan harian Pertamax diproyeksikan meningkat menjadi 29.900 kiloliter.

Bisnis.com, JAKARTA — Asa untuk beralih ke bahan bakar minyak dengan kadar oktan tinggi hingga saat ini masih belum bisa terwujud karena produk dengan kadar oktan yang lebih rendah masih beredar.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menerbitkan regulasi yang mengatur penggunaan bahan bakar minyak yang lebih ramah lingkungan yang tertuang dalam Permen LHK Nomor 20 Tahun 2017 tentang ambang batas emisi gas buang kendaraan bermotor dari Euro 2 menjadi Euro 4.

Saat ini, perusahaan minyak dan gas bumi pelat merah, PT Pertamina (Persero) masih menyalurkan Premium atau Ron 88 yang di negara-negara lain telah lama ditinggalkan.

Pertamina saat ini mendorong dan mengedukasi masyarakat agar bisa beralih ke BBM yang lebih ramah lingkungan yakni Ron 90 atau Pertalite dan Ron 92 atau Pertamax.

Untuk menarik Premium secara langsung dari pasaran dapat menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Dengan demikian, Pertamina harus cermat untuk mengubah kebiasaan konsumsi masyarakat.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top