Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi aktivitas di properti logistik atau pergudangan. - Reuters
Premium

Real Estat Logistik, Penguasa Baru Bisnis Properti

30 September 2020 | 01:09 WIB
Pandemi Covid-19 mengubah dunia. Di bisnis properti, subsektor perkantoran dan ritel anjlok. Muncul penguasa baru: real estat logistik. Ini tidak terlepas dari menggilanya e-commerce. Pada paruh pertama 2020, volume transaksi real estat secara keseluruhan di Asia Pasifik turun 32 persen yoy, tetapi transaksi logistik mencapai US$11,1 miliar, hanya 6 persen lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu.

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 memengaruhi investasi, permintaan, sewa, dan nilai modal real estat Asia Pasifik pada 2020. Namun, satu sektor tetap tangguh: logistik.

Dalam 6 bulan terakhir, menurut konsultan properti JLL, lebih dari US$7 miliar modal ditanamkan melalui usaha patungan dan dana yang menargetkan aset logistik Asia Pasifik.

Pada paruh pertama 2020, volume transaksi real estat secara keseluruhan di Asia Pasifik turun 32 persen yoy, tetapi transaksi logistik mencapai US$11,1 miliar, hanya 6 persen lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu.

Sewa kantor dan ritel, ditambah dengan nilai modal, menurun di delapan dari 10 pasar utama Asia Pasifik pada Q2/2020, sementara sewa logistik sebagian besar datar di seluruh wilayah.

JLL menyoroti tren utama yang akan terus mendorong pertumbuhan investasi ke sektor logistik Asia Pasifik.

Tantangan jangka pendek Covid-19 tetap ada, tetapi logistik tetap menjadi sektor yang paling tangguh di tengah permintaan sewa secara keseluruhan melambat karena Covid-19.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top