Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Alat berat di proyek reklamasi Pulau D, Jakarta. Kawasan ini bersisian dengan proyek reklamasi Teluk Naga di Tangerang. - Antara / Rivan Awal Lingga.
Premium

Historia Bisnis: Perintah Presiden untuk Proyek Reklamasi Kapuk Naga

29 September 2020 | 23:03 WIB
Proyek reklamasi Pantai Kapuk Naga mencakup wilayah seluas 8.000 hektare.

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Soeharto menyetujui rencana pembangunan Pantai Kapuk Naga seluas 8.000 hektare di Tangerang dan mengharapkan pelaksanaannya tidak merugikan rakyat. 

"Rakyat yang digusur harus mendapat keuntungan, baik dari segi keuangan maupun lokasi baru tempat tinggal mereka," ujar Presiden di Bina Graha, Jakarta, seperti dilaporkan Bisnis Indonesia edisi 29 September 1995. 

Dalam laporan yang bertajuk 'Presiden Setujui Proyek Kapuk Naga Seluas 8.000 hektare' itu disebutkan presiden mendapat penjelasan proyek dari Gubernur Jawa Barat R. Nuriana tentang pembangunan kawasan wisata terpadu di Tangerang. 

Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Negara PPN/Ketua Bappenas Ginandjar Kartasasmita, Mendagri Yogie S.M, Menhut Djamaluddin Suryohadikusumo, Mentan Sjarifuddin Baharsjah, Menpera Akbar Tandjung, Menteri Negara Agraria Soni Harsono, dan sejumlah pejabat Pemda Jabar. 

"Pelaksanaan reklamasi jangan sampai menimbulkan kesulitan bagi rakyat," katanya mengomentari penjelasan Gubernur R. Nuriana bahwa banyak rakyat setempat yang harus dipindah akibat proyek tersebut.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top