Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Sebuah pesawat Airbus A320 bersiap untuk mendarat di landasan pacu di pabrik Airbus SE San Pablo di Seville, Spanyol. Marcelo del Pozo  -  Bloomberg
Lihat Foto
Premium

Runtuhnya Persaingan Klasik Airbus dan Boeing

Persaingan antara Boeing Co dan Airbus dalam beberapa tahun terakhir hampir selalu menjadi isu panas yang menghiasi bisnis aviasi global. Namun kini, persaingan ketat itu tampak mulai memudar.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com
28 September 2020 | 16:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Pada medio 2016, Fabrice Beiger yang kala itu menjabat CEO Airbus SE, menargetkan pada 2020 akan menjadi tahun di mana perusahaannya mengalahkan Boeing Co. dalam hal pengiriman pesawat ke konsumen.

Target tersebut pun terwujud satu tahun sebelum tenggat waktunya. Pasalnya, pada 2019 Airbus berhasil melakukan pengiriman pesawat dengan jumlah mencapai 863 unit. Sementara itu Boeing hanya mampu melakukan pengiriman 380 unit pesawat pada periode yang sama.

Ambisi Airbus tersebut seolah menandakan persaingan yang tak kunjung henti antara dua produsen pesawat terbang raksasa dunia tersebut. Selain itu, Airbus pun ingin membuktikan bahwa mereka bisa mengalahkan Boeing, yang unggul cukup jauh dalam hal pengiriman pesawat sejak 2012.

Namun demikian pandemi Covid-19 membuyarkan hampir semua harapan Airbus maupun Boeing untuk berekspansi dan saling mengalahkan di pasar ‘burung besi’ global.

Terhentinya aktivitas penerbangan dunia akibat adanya pembatasan sosial atau bahkan lockdown  membuat industri tersebut tak lagi dapat bernapas dengan leluasa. Sejumlah maskapai bahkan membatalkan pemesanan pesawat baik ke Boeing maupun Airbus pada tahun ini.

Adapun sepanjang semester I tahun ini, pengiriman pesawat oleh Airbus dan Boeing pun mengendur cukup dalam. Airbus yang berasal dari Prancis hanya mampu mengirim sebanyak 196 unit pesawat pada paruh pertama 2020. Sementara itu Boeing asal Amerika Serikat hanya mampu merealisasikan pengiriman pesawat sebanyak 70 unit.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top