Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
International Finance Centre di Hong Kong./Bloomberg - Jerome Favre
Premium

Industri Real Estat Asia Pasifik Atur Ulang Strategi Perkantoran

28 September 2020 | 20:04 WIB
Pandemi Covid-19 menghantam semua sendi ekonomi di belahan dunia mana pun. Kondisi itu termasuk pula menekan bisnis properti subsektor perkantoran di wilayah Asia Pasifik. Meskipun demikian, tetap muncul optimisme menyikapi perkembangan yang sangat buruk ini.

Bisnis.com, JAKARTA – Pesimisme ekonomi saat ini akibat pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan investasi sektor real estat di kawasan Asia Pasifik.

Volume investasi turun 29 persen secara global menjadi US$321 miliar (Rp5,55 kuadriliun) dalam 6 bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, lockdown yang meluas dan work from home (WFH) massal memaksa perubahan mendadak dalam cara kerja bagian terbesar karyawan dan cara berpikir perusahaan tentang portofolio properti mereka.

Namun, menurut Roddy Allan, Kepala Riset untuk kawasan Asia Pasifik pada konsultan dan agen properti internasional JLL sebagaimana ditulisnya untuk The Business Times, industri real estat menemukan pijakannya di tengah aliran yang berubah tersebut.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top