Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Sejumlah media di Tanah Air - Antara
Premium

Impor Kertas Bebas PPN: Angin Segar bagi Industri Media?

23 September 2020 | 14:30 WIB
Pemerintah memberikan insentif fiskal bagi industri media cetak yang turut tertekan oleh pandemi Covid-19 dengan menanggung pajak pertambahan nilai (PPN) kertas koran dan kertas majalah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 125/PMK.03/2020 tentang Pajak Pertambahan atas Impor dan/atau Penyerahan Kertas Koran dan/atau Kertas Majalah yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2020.

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah memberikan insentif fiskal bagi industri media cetak yang turut tertekan oleh pandemi Covid-19 dengan menanggung pajak pertambahan nilai (PPN) kertas koran dan kertas majalah.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 125/PMK.03/2020 tentang Pajak Pertambahan atas Impor dan/atau Penyerahan Kertas Koran dan/atau Kertas Majalah yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2020.

Sekilas, kebijakan tersebut memang memberikan angin segar pada industri media dengan platform kertas yang memiliki ruang gerak cukup terbatas di tengah impitan media digital. Belum lagi, tekanan yang harus dihadapi oleh industri media cetak karena terbatasnya aktivitas akibat pandemi Covid-19.

PPN yang ditanggung pemerintah (DTP) memang meringankan beban pelaku industri media cetak. Namun secara bisnis, apakah kebijakan ini signifikan membantu keuangan perusahaan?

Salah seorang pelaku usaha bisnis percetakan media dan majalah kepada Bisnis mengatakan, kebijakan yang dirilis oleh Menteri Keuangan itu tidak efektif memangkas beban pelaku usaha, karena mayoritas industri percetakan membeli kertas secara langsung.

"PPN bagi industri media cetak? Tidak berpengaruh karena kecil. Harusnya PPN buat industri percetakan juga," kata sumber Bisnis tersebut, belum lama ini.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top