Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Progres konstruksi proyek jalan tol Trans-Sumatra per 12 Januari 2020. - BPJT
Premium

Tol Trans-Sumatra, Mampukah Hutama Karya Selesaikan Tepat Waktu?

21 September 2020 | 12:00 WIB
Untuk dapat merealisasikan target penyelesaian tol Trans-Sumatra pada 2024, proses pembebasan lahan secara keseluruhan harus sudah dituntaskan pada 2022.

Bisnis.com, JAKARTA — Proyek pembangunan jalan tol Trans-Sumatra dengan panjang hingga 2.769 kilometer terus bergulir. Sejak dimulai pembangunannya pada 2015, saat ini lebih kurang 648 kilometer sudah beroperasi dan dalam waktu dekat menyusul tambahan sekitar 131 kilometer untuk ruas Pekanbaru—Dumai dalam waktu dekat.

PT Hutama Karya (Persero) mendapatkan penugasan berdasarkan Perpres No. 117/2015 untuk membangun jalan tol Trans-Sumatra sebanyak 24 ruas sepanjang 2.769 kilometer dengan total nilai investasi Rp476 triliun.

Salah satu kendala utama yang menghambat proyek jalan tol di Sumatra adalah masalah pembebasan lahan. Sejumlah ruas yang molor dari target pembangunannya, misalnya, Pekanbaru—Dumai dan Padang—Pekanbaru.

Di dua ruas ini, proses pembebasan lahan memakan waktu cukup lama yaitu satu tahun sampai dua tahun sejak proyek resmi dimulai dan telah dilakukan peletakan batu pertama.

Tol Pekanbaru—Dumai mulai dibangun pada akhir 2016 dan ditargetkan beroperasi pada akhir 2019. Namun, akibat kendala pembebasan lahan, proyek ini akhirnya molor dan sampai mendekati akhir triwulan III/2020 ini masih belum dibuka.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top