Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Foto udara kawasan New Priok Container Terminal, Jakarta. Bisnis
Premium

Sinyal Memburuknya Perdagangan Indonesia Makin Kuat

15 September 2020 | 18:19 WIB
Kembali diberlakukannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, diperkirakan memberikan dampak yang signifikan terhadap aktivitas manufaktur nasional. Hal tersebut berpotensi membuat kinerja perdagangan Indonesia kembali tertekan.

Bisnis.com, JAKARTA – Neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2020 kembali mencatatkan surplus. Namun demikian, kinerja dagang RI tersebut tidak sepenuhnya sehat dan berpotensi memburuk seiring diterapkannya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Agustus 2020 mengalami surplus US$2,33 miliar, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai US$3,26 miliar.

Adapun, surplus neraca dagang Agustus itu diperoleh dari posisi nilai ekspor senilai US$13,07 miliar yang lebih tinggi dibandingkan dengan impor yang mencapai US$10,74 miliar.

Impor pada Agustus 2020 turun 24,19 persen menjadi US$10,74 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year on year).

Adapun, jika dibandingkan dengan Juli tahun ini (month to month), nilai impor Agustus 2020 tercatat naik 2,65 persen dari US$10,46 miliar.

Sementara itu, kinerja ekspor Agustus 2020 mencapai US$13,07 miliar, turun 8,36 persen secara year-on-year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$14,26 miliar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top