Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Suasana tempat wisata di Bali yang masih sepi - Bloomberg / Putu Sayoga
Premium

Fenomena ‘Revenge Travel’ Bikin Pariwisata Bergairah Lagi?

21 Agustus 2020 | 10:05 WIB
Konsep revenge travel mengemuka di China saat masyarakat berbondong-bondong berwisata setelah terperangkap di rumah selama berbulan-bulan akibat pandemi Covid-19.

Bisnis.com, JAKARTA — Membludaknya destinasi wisata oleh wisatawan setelah pemerintah melonggarkan restriksi pembatasan sosial memunculkan sederet harapan terhadap kebangkitan industri pariwisata.

Fenomena yang biasa dikenal dengan ‘revenge travel’ ini seketika kembali mencuat selama masa transisi pembatasan sosial di seluruh dunia.

Konsep revenge travel mengemuka di China saat masyarakat berbondong-bondong berwisata setelah terperangkap di rumah selama berbulan-bulan akibat pandemi Covid-19.

Pemandangan tak biasa yang terjadi di Wuhan, China, beberapa hari lalu pun menjadi sorotan dunia. Ribuan orang berdesak-desakan tanpa memakai masker dan memenuhi festival di Taman Air Wuhan.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Wuhan, tetapi juga di seluruh wilayah di dunia termasuk Indonesia.

Liburan panjang Tahun Baru Islam yang jatuh pada Kamis (20/8/2020) juga dimanfaatkan masyarakat yang lelah berdiam diri saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar mulai diterapkan pada akhir Maret 2020.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top