Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan penjelasan mengenai strategi pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jakarta, Rabu (5/8/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Premium

Menyelamatkan Ekonomi dari Api Resesi!

06 Agustus 2020 | 17:25 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi minus 5,32% secara year on year (yoy) pada kuartal II/2020 dan minus -4,19 persen secara kuartalan atau quarter to quarter (qtq).

Bisnis.com, JAKARTA – Tidak hanya menjangkiti ratusan ribu warga Indonesia, Covid-19 berhasil menumbangkan ekonomi Tanah Air.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi minus 5,32% secara year on year (yoy) pada kuartal II/2020 dan minus -4,19 persen secara kuartalan atau quarter to quarter (qtq).

Ini adalah kontraksi PDB pertama sejak dua dekade terakhir.

"Sejak triwulan I/1999 [ketika] mengalami kontraksi sebesar 6,13 persen," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto dalam paparan BPS, Rabu (5/8/2020).

Apa gerangan yang membuat ekonomi Indonesia pecah rekor terburuk?

Dari 17 sektor usaha penopang ekonomi, BPS mencatat 10 mengalami kontraksi. Kontraksi terdalam di catat oleh sektor transportasi dan pergudangan, yakni sebesar -30,84 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top