Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Calon vaksin virus Corona (Covid-19). - Shutterstock
Lihat Foto
Premium

Produksi Vaksin Belum Tentu Jadi ‘Obat’ Pandemi Covid-19?

Penanganan pandemi Covid-19 dipastikan tidak hanya akan berhenti pada diproduksinya vaksin virus tersebut. Persoalan lain yang perlu diantisipasi adalah di sisi logistik.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com
06 Agustus 2020 | 12:27 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Kabar mengenai perkiraan vaksin Covid-19 tersedia dan dapat diproduksi mulai 2021 setidaknya dapat meredakan kekhawatiran masyarakat dunia, terhadap berangsur-angsurnya pandemi ini.

Bahkan baru-baru ini, peneliti vaksin dari Shanghai Tao Lina memperkirakan, mulai Oktober nanti, China sudah memiliki vaksin Covid-19. Seperti dikutip dari Antara, Kamis (6/8/2020), sekitar 220 juta dosis vaksi Covid-19 akan diproduksi di China.

Vaksin tersebut, jelas dia, terlebih dulu disuntikkan kepada staf medis, orang-orang yang bekerja di bandar udara, dan petugas pemeriksaan pos perbatasan.

"Beberapa vaksin domestik Covid-19 telah memasuki uji klinis tahap ketiga dan perlu waktu sekitar sebulan untuk melihat dampaknya pada sampel," kata Tao Lina, seperti dikutip media resmi setempat, Kamis (6/8/2020).

Seperti diketahui, China hingga saat ini terus berada di barisan terdepan negara yang berupaya mencari vaksi Covid-19. Sejumlah uji vaksin dilakukan di berbagai negara, salah satunya di Brasil.

Setelah cadangan untuk kebutuhan dalam negeri China dirasa aman, vaksin baru bisa diekspor ke beberapa negara tujuan potensial, seperti Filipina dan Brasil.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top