Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Sejumlah pekerja berjalan usai bekerja dengan latar belakang gedung perkantoran di Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (16/4/2020). - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Premium

Pemotongan Gaji dan PHK Tak Terbendung, Subsidi Gaji Pemerintah Jalan Keluar?

06 Agustus 2020 | 10:11 WIB
Dampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan mendorong gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan pemangkasan gaji pekerja. Subsidi gaji dari pemerintah bisa jadi jalan keluar?

Bisnis.com, JAKARTA — Pada akhir Juli 2020, Deni (28), seorang karyawan swasta yang kini tinggal indekos di Jakarta Selatan, menerima upah lebih besar dari biasanya. Tapi jangan salah, itu semua terjadi bukan karena dirinya mengalami kenaikan gaji atau jabatan.

Pada Mei 2020, perusahaan tempatnya bekerja tidak bisa membayar Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan dengan alasan sedang dililit krisis.

Perusahaan yang bergerak di bidang jasa dan punya kantor pusat di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan itu lantas menjanjikan THR bakal dibayar dalam skema cicilan 4 kali. Tepatnya pada Juli, September, November, dan Desember 2020.

Makin ke sini, alih-alih untung, Deni justru mengklaim dirinya sedang ketar-ketir. Perusahaannya baru saja mengumumkan pemangkasan gaji sepihak per Agustus 2020. Gajinya, mulai akhir bulan ini, bakal berkurang 20 persen.

“Enggak ada diskusi dulu langsung main potong aja. Makanya THR yang dicicil itu jadi enggak kerasa,” ucapnya kepada Bisnis.

Deni tidak sendirian. Willa (29), tetangganya yang bekerja sebagai Customer Service (CS) di salah satu perusahaan jasa pinjaman daring, bernasib lebih apes. Pada April 2020, perusahaannya melakukan pemangkasan gaji 20 persen dan menjanjikan tidak akan ada penurunan lagi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top