Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
GIIAS 2020 The Series akan menjadi ajang yang paling tepat untuk bersama membangkitkan industri otomotif Indonesia. - GIIAS
Premium

Mengintip Prospek Industri Otomotif di Semester II/2020

16 Juli 2020 | 17:14 WIB
Pertaruhan besar akan terjadi pada paruh kedua 2020 bagi industri otomotif. Pukulan telak pada penjualan semester I/2020 akibat Covid-19 diharapkan dapat mereda dan kembali pulih pada semester II/2020.

Bisnis.com, JAKARTA – Optimisme tengah meliputi industri otomotif nasional, setelah mengalami pukulan yang cukup dalam akibat pandemi Covid-19 sejak awal tahun. Semester II/2020 diperkirakan menjadi harapan sekaligus pertaruhan bagi pelaku usaha sektor tersebut.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), volume penjualan kendaraan roda empat atau lebih sepanjang Januari—Juni 2020 menyentuh angka 290.597 unit.Jumlah itu merosot tajam dari periode yang sama tahun lalu yang menembus 500.216 unit.

Gaikindo optimistis pada paruh kedua tahun ini kinerja industri otomotif dapat menunjukkan indikasi positif dan mengalami pemulihan. Meskipun demikian, kondisi yang dialami sektor tersebut sepanjang semester I/2020, membuat asosiasi berpeluang mengoreksi target penjualan pada tahun ini,

Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto mengatakan berdasarkan capaian penjualan pada semester I/2020, asosiasi kini sedang membahas target penjualan kendaraan roda empat atau lebih pada tahun ini secara internal.

“Gaikindo masih akan rapat internal untuk menentukan target 2020,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Senin (13/7/2020).

Gaikindo sebelumnya memproyeksikan realisasi penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih pada 2020 terkontraksi sekitar 40 persen—50 persen atau hanya mencatatkan penjualan sebanyak 600.000 unit.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top