Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Desain awal Timori - Dok. daengbattala.com
Premium

Historia Bisnis: Impian Sepeda Motor Nasional dengan Menunggangi Timori

11 Juli 2020 | 00:40 WIB
Selain mendorong mobil nasional, Tommy Soeharto menggandeng Cagiva untuk membangun motor nasional. Kandas karena kejatuhan rezim pada 1998.

Bisnis.com, JAKARTA — Upaya memiliki industri otomotif nasional terus digaungkan dari masa ke masa. 

Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu mengkampanyekan Gesit, motor listrik yang diharapkan menjadi solusi terkini kendaraan ramah lingkungan. Sebelumnya, saat dia menjadi Wali Kota Surakarta, Joko Widodo gencar mengkampanyekan mobil esemka. Mobil yang diproduksi di Solo. 

Namun, jauh lebih ke belakang, hari ini 24 tahun lalu, Bisnis Indonesia melaporkan ambisi Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, putra bungsu Presiden Soeharto memiliki industri motor dalam negeri. Menambah bisnis mobil, melalui Timor Putra Nasional yang lebih dahulu ia upayakan.

Dalam laporan dengan judul 'Tommy menuju imperium otomotif,' edisi 10 Juli 1996 itu, dilaporkan Cagiva dengan Grup Humpuss yang dikendalikan Tommy resmi menandatangani kesepakatan.

Pembangunan industri sepeda motor nasional itu akan diberi nama Timori. Kala itu, media dilarang meliput penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara PT Timori Putra Bangsa (TPB) dengan Cagiva. Pabrik sepeda motor dari Italia.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top