Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Soemitro Djojohadikoesoemo - Dok. Bisnis Indonesia
Premium

Historia Bisnis: Risau Soemitro Melihat Beban Utang Pemerintah

08 Juli 2020 | 01:07 WIB
Begawan ekonomi Soemitro Djojohadikoesoemo mengungkapkan kegelisahannya melihat utang luar negeri pemerintah yang sudah di 'lampu merah'. Mendiang yang juga ayah dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ini mengingatkan kaum muda berani mengambil keputusan.

Bisnis.com, JAKARTA - Begawan Ekonomi Soemitro Djojohadikoesoemo pada 24 tahun lalu mengingatkan kegagalan mengelola aspek ekonomi pembangunan seperti urbanisasi dan kebocoran anggan pembangunan, akan mendorong munculnya krisis sosial.

Dalam wawancara dengan Bisnis Indonesia yang ditayangkan 7 Juli 1996, ayah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu menyebutkan setiap kenaikan pertumbuhan ekonomi harus diiringi dengan pembukaan lapangan pekerjaan baru. Berikut petikannya:

Perekonomian Indonesia terus tumbuh, pendapat Anda akan hal ini?Kita jangan alergi bicara mengenai pertumbuhan. Sebab pertumbuhan itu berarti peningkatan produksi barang dan jasa.

Tapi pertumbuhan ekonomi tidak akan berdampak positif bagi rakyat, jika tidak diikuti dengan perluasan lapangan kerja. Namun justru hal ini kurang diperhatikan. Karenanya perlu direvisi.

Sebab proses pertumbuhan ekonomi itu sendiri, berkaitan dengan investasi moda dan sumber daya manusia (SDM). Sementara peringkat kualitas SDM kita di Asia Tenggara cukup memprihatinkan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top