Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Produk British American Tobacco (BAT). - Bloomberg / Thomas Langer
Premium

HISTORIA BISNIS: Berakhirnya Kejayaan Pabrik Lucky Strike di Semarang

25 Juni 2020 | 14:45 WIB
PT British American Tobacco (BAT) Indonesia Tbk. memutuskan menutup pabrik yang berada di Semarang.

Bisnis.com, JAKARTA — Rokok putih atau mild pada dekade 1980-an terus kehilangan pasar di tengah masyarakat. Akibatnya, para produsen pada era itu terpaksa menutup pabrik yang ada untuk efisiensi biaya. Ini berkebalikan dengan saat ini, di mana rokok dengan penyaring, menjadi penggerak utama penjualan.

Tekanan kepada perusahaan rokok putih pada 1989 tergambar dalam keputusan PT British American Tobacco (BAT) Indonesia Tbk., sebuah perusahaan yang pernah merajai pemasaran rokok putih di Indonesia untuk menutup salah satu pabrik. Tepatnya yang berada di Semarang. Langkah ini harus dilakukan seiring perubahan selera konsumen. Produk rokok putih era itu semakin ditinggal penggemarnya sehingga menyisakan pangsa pasar yang sempit.

Efektif per 1 Juli 1989, PT BAT memutuskan menghentikan pabriknya di Semarang. Kala itu, memang persaingan rokok putih dan rokok kretek tidak seimbang. Rokok kretek rata-rata tumbuh 10,76 persen setahun, sedangkan rokok putih turun 5,68 persen dalam periode yang sama. Pada 1988, dari total produksi 130,9 miliar batang rokok, sebanyak 79,81 persen di antaranya adalah rokok kretek.

Dalam pangsa pasar yang sempit itu atau 20,19 persen, sejumlah merek produksi BAT seperti Mascot, Escort, Commodore, hingga Lucky Strike berebut pasar dengan rokok impor dari Inggris, Singapura AS dan Australia.

Bagi BAT, tutupnya pabrik di Semarang tentu sebuah pukulan. Pasalnya perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang hadir di Indonesia sejak 1908 itu pernah mengajukan izin untuk memproduksi rokok kretek, namun permohonannya ditolak pemerintah.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top