Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Tempat penyimpanan minyak di Pelabuhan Richmond in Richmond, California -  Bloomberg / David Paul Morris
Premium

Jalan Terjal RI Miliki Kilang Baru

10 Juni 2020 | 05:00 WIB
Keinginan RI untuk memiliki kilang baru menghadapi jalan terjal

Bisnis.com, JAKARTA — Memiliki kilang baru bisa disebut sebagai mimpi Indonesia yang masih dikejar. RI yang masih doyan impor minyak, harus berhadapan dengan langkah terjal menambah kapasitas kilang.

"Masak kita 34 tahun enggak pernah namanya bangun kilang minyak," kata Presiden Joko Widodo saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 di Istana Negara, Senin (16/12/2019).

Dia pun mengeluhkan progres pembangunan kilang yang dianggap lamban. Pasalnya, Jokowi terus menghitung nilai impor komoditas yang seharusnya bisa dipenuhi sendiri melalui ketersediaan infrastruktur kilang.

"Tetapi sampai detik ini, dari lima (kilang) yang ingin kita kerjakan, satu pun enggak ada yang berjalan."

Kemarahan Jokowi pun pernah meledak pada 2017 karena harga minyak murah kala itu masih tak mampu menggerakkan proyek pembangunan kilang. Saat itu, dia menyebut soal tak ada kilang baru selama 25 tahun.

Padahal, selama seperempat abad pertumbuhan ekonomi menanjak yang turut memperhitungkan kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di dalamnya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top