Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan Pertamina melakukan pengecekan fasilitas kilang minyak. Istimewa - Pertamina
Premium

Pertamina Tancap Gas Proyek Kilang

06 Juni 2020 | 12:58 WIB
Kendati menyedot investasi yang besar, nantinya pembangunan kilang yang dibangun Pertamina dapat memberikan dampak berganda bagi perekonomian.

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) tak menyurutkan langkahnya dalam proyek pengembangan maupun penambahan baru kilang minyak bumi meskipun baru saja bercerai dari Saudi Aramco dan dibayangi oleh pandemi Covid-19 tahun ini.

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Tallulembang mengatakan bahwa tidak ada satu pun proyek Refinery Development Masterplan Program (RDMP) dan Grass Root Refinery (GRR) yang terdepak dari status proyek strategis nasional (PSN).

"[Proyek kilang] masih sangat releven sebagai PSN. Pertamina berkomitmen untuk menyelesaikan project dari target yang ditentukan,"  katanya dalam paparan virtual kepada media, Jumat (5/6).

Dia menambahkan, hingga saat ini seluruh proses pengerjaan proyek kilang itu masih berjalan sesuai dengan target.

Perinciannya, untuk Kilang Balikpapan progress pengerjaannya telah memasuki tahap konstruksi dan mencapai 17 persen yang ditargetkan rampung pada 2023.

Untuk Kilang Balongan yang pengerjaan dengan tiga fase, pada fase 1 saat ini telah memasuki proses lelang pengadaan dan ditargetkan onstream pada 2022.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top