Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Sejumlah buruh pabrik pulang kerja di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (17/4/2020). - ANTARA FOTO/Fauzan
Premium

Kenaikan Penyerapan Tenaga Kerja Usai Pandemi Hanya Angan-angan?

28 Mei 2020 | 15:31 WIB
Meski banyak pihak berharap penyerapan tenaga kerja bakal kembali naik setelah ekonomi dihantam pandemi virus corona, tapi realisasinya terlihat sulit tercapai.

Bisnis.com, JAKARTA — Harapan bahwa dibukanya kembali aktivitas ekonomi dapat segera berdampak positif terhadap lapangan kerja tampaknya sulit terealisasi. Penyerapan tenaga kerja berisiko terhambat lantaran dunia usaha memerlukan berbagai penyesuaian dengan berbagai perubahan yang terjadi akibat pandemi virus corona.

Penyesuaian-penyesuaian itu di antaranya pola kerja dan proses bisnis. Pada saat yang sama, ada perubahan konsumsi di masyarakat.

Di satu sisi, pandemi Covid-19 telah memicu peningkatan jumlah pengangguran dan berkurangnya lapangan pekerjaan di Indonesia. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat hingga 1 Mei 2020, pandemi telah menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1,72 juta orang, baik di sektor formal maupun informal.

Di sisi lain, pandemi Covid-19 yang menciptakan cara hidup normal baru juga berpotensi menghambat penyerapan tenaga kerja, baik korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun angkatan tenaga kerja baru.

Kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi pemerintah untuk mencapai target tingkat pengangguran terbuka di kisaran 4,8-5 persen pada tahun ini. Per Februari 2020, sebelum kasus pertama Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia pada awal Maret, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di level 4,99 persen.

Namun, kembali dibukanya aktivitas ekonomi melalui protokol normal baru yang bakal diterapkan di beberapa daerah dinilai tidak akan mampu menyerap kembali tenaga kerja setara dengan jumlah tenaga kerja yang dirumahkan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top