Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Penumpang melintas di dalam gerbong Kereta Api Luar Biasa (KLB) jurusan Bandung - Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/5/2020). PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan enam perjalanan KLB pada 12-31 Mei 2020 dan masyarakat yang diperbolehkan menggunakan KLB hanya yang memenuhi syarat. - ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Premium

Pandemi Corona Ganggu Kinerja PT KAI, Angkutan Barang Jadi Penopang

Menyusutnya mobilitas masyarakat lantaran pandemi virus corona membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) harus makin serius menggarap bisnis angkutan barang demi menjaga kinerja.

Bisnis.com, JAKARTA — Terganggunya operasional kereta api akibat pandemi virus corona memaksa PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menyusun strategi baru demi mempertahankan kinerja.

Seiring dengan terbatasnya mobilitas masyarakat yang mengakibatkan penurunan okupansi, realisasi pendapatan kini ditopang oleh bisnis angkutan barang. Selama periode Januari-April 2020, pendapatan perusahaan perkeretaapiaan itu mencapai Rp4,2 triliun dengan didominasi pendapatan dari angkutan barang sebanyak Rp2,3 triliun dan Rp1,9 triliun dari angkutan penumpang.

Pendapatan perseroan mulai berkurang sejak pertengahan Maret 2020, seiring dengan penurunan mobilitas masyarakat akibat penerapan sejumlah kebijakan pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran virus corona.

Pada April 2020, pendapatan angkutan penumpang tercatat sekitar Rp29 miliar. Padahal, pada Januari 2020, angkanya masih mencapai Rp39 miliar.

Di sisi lain, pendapatan dari angkutan barang relatif stabil, bahkan setelah wabah Covid-19 merebak. Kontribusi dari angkutan barang bahkan diproyeksi dapat menembus 50 persen jika wabah virus corona terus berlangsung hingga akhir 2020.

Saat ini, PT KAI memiliki Rail Express yang merupakan layanan angkutan barang station-to-station yang tersedia di 60 stasiun di Pulau Jawa. Pelanggan cukup menyerahkan barang ke loket Rail Express di stasiun dan mengambilnya di loket Rail Express stasiun tujuan.


Dapatkan informasi komprehensif untuk menavigasi bisnis Anda hanya dengan Rp50.000/bulan.
Berlangganan SekarangAtau Klik Di Sini untuk berlangganan Rp15.000/minggu
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top