Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Sejumlah pesawat terparkir di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Premium

Suntikan Tenaga untuk para Burung Besi di Tengah Pandemi

12 Mei 2020 | 20:11 WIB
Sejumlah negara di dunia telah mengucurkan bantuan untuk industri penerbangan masing-masing menyusul jatuhnya kinerja di tengah pandemi.

Bisnis.com, JAKARTA — Nominal alokasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk 12 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipaparkan Kementerian Keuangan dalam rapat terbuka bersama Komisi XI DPR, Senin (11/5/2020), tak tanggung-tanggung. Nilainya Rp155,6 triliun.

Dari anggaran gemuk itu, tak kurang Rp8,5 triliun di antaranya bakal dikucurkan untuk maskapai pelat merah, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Emiten berkode saham GIAA itu menjadi BUMN dengan nominal bantuan tertinggi keempat, tepat di bawah Perum Bulog, PT Hutama Karya (Persero) serta PT PLN (Persero). Menimbang dampak pukulan ekonomi akibat Covid-19, maka hal itu dapat dinilai wajar.

“Penurunan berketerusan sampai Mei 2020, kami lihat makin drastis menjelang Lebaran setelah ada PM No. 25 [Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020] dikeluarkan Kementerian Perhubungan. Permen No. 25 memaksa kami hentikan seluruh penerbangan domestik kecuali logistik,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra seperti dilansir Antara, Rabu (29/4).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top