Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi - Petani tengah melakukan cetak sawah di lahan gambut di Lhoknga, Aceh Besar. - Antara/Ampelsa
Premium

Proyek Cetak Sawah Baru, Menyemai Tuah di Tanah Rawa

07 Mei 2020 | 16:20 WIB
Proyek mencetak sawah baru di lahan rawa telah dilakukan era Presiden Soeharto melalui program gambut 1 juta hektare. Program hampir serupa dijalankan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Kali ini Presiden Joko Widodo ingin mencoba peruntungan di wilayah sama.

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo memerintahkan Kementerian Pertanian untuk melakukan cetak sawah baru secara besar-besaran di Tanah Borneo tepatnya di Kalimantan Tengah.

Dibutuhkan kebesaran hati untuk memperbaiki program, karena upaya yang sama pada era Presiden Soeharto, Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono melalui Kementerian BUMN era Dahlan Iskan.

Keinginan cetak sawah baru seluas 600.000 hektare disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat kabinet akhir April 2020 lalu. Lahan itu diharapkan sebagai antisipasi kelangkaan pangan akibat Covid-19 maupun musim kemarau yang akan menerjang Indonesia dalam beberapa bulan ke depan. Disebutkan terdapat 900.000 lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai sawah di Kalimatan Tengah. Dari jumlah ini 300.000 hektare di antaranya telah siap digunakan sedangkan 200.000 hekatare dapat segera dicetak di atas lahan gambut.

Petani memanen padi di sawah eksisting di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/4/2020). Bisnis - Abdurachman

Dalam rapat lanjutan sepekan kemudian, Presiden Joko Widodo menyampaikan 30 persen zona di Indonesia tahun ini akan mengalami kemarau yang lebih kering dari biasanya. Oleh sebab itu, kepala negara meminta dilakukan antisipasi sedini mungkin, sehingga stabilitas dan produktivitas pangan tidak terganggu.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top