Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pekerja pabrik pulang seusai bekerja di salah satu pabrik makanan di Jakarta, Sabtu (11/4/2020). - Bisnis/Abdurachman
Premium

Menunggu Kelanjutan Nasib RUU Cipta Kerja

27 April 2020 | 14:21 WIB
RUU Cipta Kerja akhirnya resmi ditunda pembahasannya. Apakah keputusan ini akan mendorong penyempurnaan pasal-pasal yang sebelumnya dianggap bermasalah?

Bisnis.com, JAKARTA – Penundaan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk menyempurnakan pasal-pasal bermasalah dengan melibatkan seluruh elemen pemangku kepentingan sekaligus fokus menangani dampak pandemi Covid-19.

Penundaan ini resmi diumumkan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian pada Senin (27/4/2020), setelah sebelumnya disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada pekan lalu. Hal ini diputuskan sebagai respons atas tuntutan buruh yang keberatan dengan sejumlah pasal dalam klaster tersebut.

Dengan penundaan tersebut, pemerintah bersama DPR memiliki waktu yang lebih banyak untuk mendalami substansi pasal-pasal yang berkaitan.

Dalam keterangan resminya, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono mengatakan melihat polemik yang terjadi terkait RUU ini, maka pemerintah dan DPR sepakat menunda pembahasan untuk klaster ketenagakerjaan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top