Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Foto aerial bus antar kota antar provinsi (AKAP) berada di Terminal Pulo Gebang di Jakarta, Kamis (23/4/2020). - Bisnis/Himawan L Nugraha
Premium

Mudik Dilarang, Perusahaan Angkutan Umum Meradang

24 April 2020 | 11:20 WIB
Kebijakan pelarangan mudik dilakukan demi mencegah meluasnya penyebaran virus corona di Indonesia. Di sisi lain, perusahaan angkutan umum harus rela pendapatannya merosot.

Bisnis.com, JAKARTA — Pelarangan mudik, yang diikuti dengan pelarangan operasi untuk angkutan umum di sejumlah daerah, membuat aktivitas warga makin terbatasi. Hal ini turut berdampak terhadap kinerja perusahaan angkutan umum.

Pada Kamis (23/4/2020), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo terkait larangan mudik, yang berlangsung pada 24 April-1 Juni 2020.

Melalui Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Masa Mudik Idulfitri 1441 Hijriyah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19, seluruh transportasi umum darat, laut, dan udara, termasuk di dalamnya kendaraan pribadi serta sepeda motor, dilarang masuk atau keluar wilayah zona merah Covid-19 dan yang berstatus Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Mulai Jumat [24 April 2020] pukul 00.00 WIB, semua unsur terkait turun ke lapangan untuk memastikan penerapan aturan ini. Tujuannya adalah untuk keselamatan kita bersama dengan mencegah penyebaran Covid-19 di seluruh Indonesia,” ujar Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, Kamis (23/4).

Sumber: Kementerian Perhubungan

Pelarangan untuk semua transportasi umum dimulai serentak pada hari ini, tetapi masa pemberlakuannya berbeda-beda untuk setiap moda transportasi. Larangan mudik khusus transportasi laut misalnya, ditetapkan lebih lama dibandingkan dengan moda lain, sebab mempertimbangkan pelayaran jarak jauh.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top