Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Presiden Soeharto tengah berkomunikasi dengan Wakil Presiden B. J. Habibie soal tongkat di Gedung Bina Graha, Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (10/3 - 1998). Arsip Bisnis Indonesia.
Premium

Historia Bisnis: Habibie Bantah Habibienomics hingga Kiblat Jerman

24 April 2020 | 13:51 WIB
Bagi Habibie, tidak ada yang namanya Habibienomics atau era Widjojo Nitisastro. PJPT adalah rencana berkesinambungan. Pun Habibie menolak anggapan Iptek Indonesia ke depan bakal berkiblat ke Jerman.

Bisnis.com, JAKARTA - Tahun 1973 adalah masa-masa pulangnya "si anak jenius Indonesia" dari perantauannya di Jerman. Bacharuddin Jusuf Habibie, telah kembali ke Tanah Air setelah berpamitan dengan Messerschmitt-Bolkow-Blohm, sebuah perusahaan kedirgantaraan Jerman, kala itu.

Bagi Habibie, urusan balik ke Indonesia memang hanya tinggal menunggu waktu—meski namanya begitu harum di tanah Eropa sebagai ahli dirgantara. Pasalnya, Habibie memang sosok yang sangat disenangi Presiden Indonesia kala itu, Soeharto.

Bahkan, Pak Harto sendiri yang meminta pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan itu untuk mengabdi bagi bangsanya—tentu dengan sejumlah perantara, salah satunya Ibnu Sutowo, mantan Bos Pertamina.

Dan, tak perlu heran pula, jika kepulangannya ke Indonesia Habibie bak mendapat karpet merah. Tak butuh waktu lama baginya untuk menduduki posisi penting di negeri ini. Maksudnya, langsung masuk ke ring satu presiden.

Pada 1978, ia menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) ke-4 sepanjang sejarah Indonesia. Selama 20 tahun ia memegang jabatan tersebut, yakni 1978 hingga 1998. Selain menjadi Menristek, Habibie juga memegang posisi Kepala Badan Pengusahaan Batam, 1978 hingga 1998.

Lamanya ia menduduki posisi penting tersebut, membuat banyak kalangan berasumsi yang tidak-tidak. Misalnya, karena Habibie ibarat anak emas Pak Harto, lantas kebijakan pemerintah kala itu akan berpusat pada Habibie.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top