Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pemandangan deretan gedung bertingkat di ibu kota terlihat dari kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa (5/11/2019). - ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Premium

Mengurai Kompleksnya Tantangan Indonesia di Krisis 2020

22 April 2020 | 17:41 WIB
Pandemi Covid-19 membuat nyaris seluruh sektor perekonomian di Indonesia lumpuh. Infeksi virus corona menjadikan tantangan ekonomi Indonesia lebih kompleks ketimbang krisis-krisis sebelumnya.

Bisnis.com, JAKARTA — Meski ancaman resesi ekonomi berada di depan mata, fondasi ekonomi Indonesia disebut-sebut masih lebih baik dibandingkan krisis ekonomi 1998 dan 2008.

Melihat ke belakang, Indonesia setidaknya pernah mengalami 3 kali guncangan sistemik atau krisis, yaitu pada periode 1965, 1997-1998, dan 2008. Krisis kembali membayangi pada 2020, sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Secara umum, wabah virus corona mengakibatkan sisi pasokan dan permintaan global menjadi terhambat sehingga berpengaruh terhadap kinerja ekspor dan impor Indonesia. Tak hanya itu, penetapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga memaksa sejumlah sektor harus menutup bisnisnya, yang sekaligus berdampak pada tingkat konsumsi masyarakat.

Tren pelemahan ekonomi akibat wabah virus corona diperparah dengan turunnya kontribusi China yang selama ini berperan besar sebagai negara tujuan ekspor, pemasok bahan baku, hingga penyumbang devisa pariwisata Indonesia. Belum lagi perang minyak Arab Saudi-Rusia yang sempat memicu jatuhnya harga minyak.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top