Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
ilustrasi - Warga berbelanja kebutuhan pangan dan rumah tangga di salah satu supermarket di Cimahi, Jawa Barat, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Rachman
Premium

Historia Bisnis: Pecah Kongsi Salim Group & Gelael Urus Supermarket

20 April 2020 | 15:09 WIB
Setelah kongsi terpecah, Grup Salim dan keluarga Gelael masing-masing memiliki 50 persen saham supermarket.

Bisnis.com, JAKARTA- Keluarga Gelael akhirnya berpisah dari Salim Group. Keputusan ini menjadi akhir dari empat tahun kebersamaan Salim-Gelael dalam mengelola pasar supermarket.

Keputusan pisah itu merupakan pilihan yang diambil langsung oleh mendiang Dick Gelael. Kedua pihak telah sepakat untuk membagi harta “gono-gini” berupa pasar swalayan yang berjumlah sedikitnya 20 buah yang tersebar di Jakarta, Batam, Bandung, Semarang, hingga Solo.

Momen pecah kongsi itu termuat dalam laporan utama Bisnis Indonesia edisi 16 April 1997. Laporan berjudul “Gelael dan Salim Akhirnya Pisah” menyebutkan, setelah berpisah Gelael selanjutnya bergabung dengan grup Goro.

Selama ini, Salim memegang 50 persen saham Gelael Pasar Swalayan. Sedangkan 50 persen sisanya milik Dick Gelael dan kawan-kawan. Sumber tersebut melanjutkan, Salim sebenarnya berniat menyuntikkan dana segar ke Gelael. Namun, Dick dan kawan-kawan tidak setuju, sebab akan mengurangi porsi mereka di pasar swalayan pertama di Indonesia itu.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top