Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Sukanto Tanoto
Premium

Historia Bisnis: Mimpi Sukanto Tanoto Bawa Produk Indonesia ke Kancah Dunia

16 April 2020 | 13:58 WIB
Pada awal 1995, pemerintah menyetop pemberian izin investasi kepada siapa pun yang ingin mendirikan perusahaan kertas dan pulp di Riau. Sebagai salah satu yang terbesar, PT RAPP memiliki tantangan tersendiri. Toh kini, cita-cita Sukanto Tanoto sudah mulai tercapai.

Tantangan cukup serius harus dihadapi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) pada awal tahun 1995. Saat itu, pemerintah Indonesia melarang investor swasta untuk mendapatkan izin kepada swasta yang berminat mendirikan pabrik pulp di Provinsi Riau.

Ada alasan kuat yang mendasari pemerintah. Yakni, ketersediaan lahan dan kebutuhannya dinilai sudah tidak seimbang lagi.

“Namun bagi investor swasta atau BUMN yang berminat mengembangkan Hutan Tanaman Industri (HTI) guna menunjang industry yang ada, silahkan mengajukan permohonan,” ucap Menteri Kehutanan kala itu, Djamaluddin Soeryohadi.

Kebijakan pemerintah itu terekam dalam arsip Harian Bisnis Indonesia pada 13 Maret 1995. Kala itu, Bisnis membuat artikel tersebut dengan judul “Menteri Kehutanan: Riau tertutup industry pulp baru.”

Menurut Djamaluddin, pemerintah bukan menghalangi investor swasta untuk menanamkan modalnya di bidang kehutanan. Namun, lebih kepada beban alam say itu, yakni produksi melebihi kemampuan bahan baku yang dimiliki.

“Industri plywood agar tidak memaksakan diri berproduksi melebihi kemampuan bahan baku yang tidak dimiliki,” ucap Djamaluddin.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top