Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Sejumlah warga melintas di jembatan penyeberangan multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019). - ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Premium

Lika-Liku Pasar Tanah Abang, dari Geger Pacinan hingga Corona

07 April 2020 | 15:08 WIB
PD Pasar Jaya memutuskan untuk memperpanjang penutupan Pasar Tanah Abang sejalan dengan terus meluasnya penyebaran virus corona di Jakarta. Kondisi ini menambah panjang riwayat sejarah pasar yang digadang-gadang terbesar di Asia Tenggara itu.

Bisnis.com, JAKARTA — “Tekor lagi kayaknya Lebaran tahun ini.”

Hal itu disampaikan oleh Hamdi (42), salah seorang pedagang Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat kepada Bisnis, Senin (6/4/2020), setelah PD Pasar Jaya memutuskan untuk memperpanjang penutupan pasar yang digadang-gadang sebagai yang terbesar di Asia Tenggara itu.

Pasar Tanah Abang ditutup sementara sejak Jumat (27/3), sebagai bagian dari upaya menekan penyebaran virus corona di Indonesia. Awalnya, pusat jual beli seluas lebih dari 82.000 meter persegi itu sempat dicanangkan untuk dibuka pada Senin (6/4).

Namun, harapan para pedagang sirna karena realisasinya akhirnya ditunda. Setelah melalui berbagai pertimbangan, pengelola pasar berpendapat belum saatnya Pasar Tanah Abang buka.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top