Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Presiden Joko Widodo (keempat kiri) bersama Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (ketiga kiri), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (ketiga kanan), Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kiri), Mendagri Tito Karnavian (kanan), Jaksa Agung ST Burhanuddin (keempat kanan), Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz (kedua kanan) dan Seskab Pramono Anung (kiri) menekan tombol saat membuka Rakornas Investasi 2020 di Jakarta, Kamis (20/2/2020). - ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A\\n\\n
Premium

Corona Membayangi, Izin Investasi Kesehatan Naik

24 Maret 2020 | 10:56 WIB
Permohonan izin investasi di Indonesia justru mencatat kenaikan di tengah meluasnya penyebaran virus corona.

Bisnis.com, JAKARTA – Di tengah wabah virus corona di Indonesia, ada sedikit kabar baik dari dalam negeri. Badan Koordinasi Penanaman Modal justru mencatatkan kenaikan permohonan izin investasi, terutama yang terkait dengan sektor kesehatan.

Dari data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), ada 204.199 perizinan berusaha yang masuk pada periode 14 Februari-1 Maret 2020. Sejak kasus pertama corona diumumkan pemerintah awal bulan ini, permohonan perizinan meningkat sekitar 17,6 persen dengan hasil 240.178 perizinan berusaha yang masuk pada periode per 2 Maret-18 Maret 2020.

Selain itu, BKPM juga telah berkomitmen bersama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mempercepat perizinan yang terkait dengan penanganan virus corona. Alhasil, sepanjang Maret 2020, realisasi perizinan yang dikeluarkan Kemenkes meningkat dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

“Kalau ada izin yang terkait COVID-19 dan mandek, telepon saya langsung, nanti bisa. Meski kewenangan bukan di BKPM, BKPM akan bantu," ujar Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Senin (23/3/2020).

Instansi tersebut mencatat permohonan Nomor Induk Berusaha (NIB) meningkat 18,99 persen dari 39.618 NIB pada periode sebelumnya, menjadi 47.144 NIB pascapernyataan resmi Presiden Jokowi mengenai kasus pertama positif corona di Indonesia.

Lewat command center yang dibentuknya, Bahlil menegaskan BKPM akan terus memantau perizinan apa saja yang saat ini masih terhambat dan kementerian mana yang menyebabkan hambatan tersebut.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top