Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Petugas memantau suhu tubuh penumpang menggunakan alat pemindai suhu tubuh di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (22/1/2020). Alat pemindai suhu tubuh tersebut dipasang Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar sebagai upaya pengawasan dan antisipasi penyebaran Virus Corona yang mewabah dari Wuhan, China. - ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Premium

Infeksi Virus Corona ke Pariwisata Indonesia

03 Februari 2020 | 16:53 WIB
China selalu menyumbangkan jumlah turis yang tak sedikit terhadap pariwisata Indonesia. Penyebaran virus corona pun menjadi pukulan hebat.

Bisnis.com, JAKARTA — "Persentase turis China 12 persen. Kalau total kunjungan wisatawan mancanegara 16 juta, ya kita berpotensi kehilangan 2 juta kunjungan. Cukup besar juga pengurangannya."

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta, Senin (3/2/2020), menyusul larangan masuk ke Indonesia bagi warga China di tengah meluasnya penyebaran virus corona.

Data BPS menunjukkan dari 16,1 juta wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia sepanjang 2019, sebanyak 2,07 juta di antaranya berasal dari Negeri Panda. Jumlah tersebut menyusut 3,14 persen atau 670.000 kunjungan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain China, asal negara wisman yang mendominasi kunjungan ke Indonesia adalah Malaysia dengan 2,98 juta kunjungan, Singapura dengan 1,93 juta, Australia 1,38 juta, dan Timor Leste 1,17 juta.

Delegasi peserta Annual Meeting IMF-World Bank Group 2018 menonton atraksi budaya di salah satu destinasi wisata di Gianyar, Bali, Sabtu (13/10/2018)./Bisnis-Ema Sukarelawanto

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top