Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sebaran Virus Corona, AP I Waspadai Denpasar dan Manado

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan Bali dan Manado merupakan tujuan destinasi wisatawan terbesar asal China.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  15:34 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura (Persero) I Faik Fahmi. - JIBI/Dwi Prasetya
Direktur Utama PT Angkasa Pura (Persero) I Faik Fahmi. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Angkasa Pura I (Persero) meningkatkan kewaspadaannya terhadap penyebaran virus corona pada 15 bandara yang dikelola, khususnya Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar dan Bandara Sam Ratulangi Manado. 

Direktur Utama Angkasa Pura (AP) I Faik Fahmi mengatakan Bali dan Manado merupakan tujuan destinasi wisatawan terbesar asal China. Seluruh turis asal Negeri Tirai Bambu menjadi perhatian utama.

"Kalau suhu penumpang di bawah 38°C dapat melalui jalur normal, jika di atas itu harus lewat jalur khusus. Para petugas pemeriksa juga mengenakan masker," katanya dalam Rakor Upaya Preventif Penularan Virus Corona, Senin (27/1/2020).

Dia mengaku telah melakukan pengetatan pengawasan bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) melalui optimalisasi penggunaan thermal scanner. Alat tersebut bertujuan mendeteksi peningkatan suhu tubuh penumpang yang dipasang pada area kedatangan.

Selain itu, menerbitkan Kartu Kewaspadaan Kesehatan untuk memonitor kesehatan penumpang. Adapun, rumah sakit rujukan juga sudah disiapkan termasuk prosedur penanganan, seperti ruang isolasi bila dibutuhkan.

Sepanjang 2019, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dilewati lebih dari dari 1,19 juta penumpang asal China. Adapun, Bandara Sam Ratulangi Manado dilewati lebih dari 116.000 penumpang.

Dia menuturkan hingga saat ini belum ada penumpang yang ditemukan terindikasi terjangkit virus corona. "Jika terdapat penumpang yang teridentifikasi memiliki kondisi suhu tubuhnya di atas 38 derajat serta memiliki gejala umum batuk, demam, sesak napas, dan memiliki riwayat perjalanan penerbangan dari China, kami akan langsung berkordinasi dengan KKP setempat," ujarnya.

Virus Korona pertama kali mewabah di Wuhan-China dan telah menyebar ke beberapa negara di Asia seperti Thailand, Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan. 

Orang yang terjangkit virus Korona menunjukkan gejala penyakit umum seperti demam, batuk, sesak napas. Dalam kondisi lebih parah, virus Korona dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernafasan angkut, gagal ginjal, hingga menyebabkan kematian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

angkasa pura i virus corona
Editor : Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top