Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di Jakarta, Senin (1/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Lihat Foto
Premium

Menyiapkan Tameng untuk Hadapi Krisis Sistemik

Pemerintah menyusun Omnibus Law di sektor keuangan untuk mengantisipasi krisis sistemik setelah berbagai kasus yang melibatkan perusahaan keuangan non bank bermunculan.
Lorenzo Mahardhika, Gloria F.K. Lawi & Asteria Desi
Lorenzo Mahardhika, Gloria F.K. Lawi & Asteria Desi - Bisnis.com
23 Januari 2020 | 16:44 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Banyaknya skandal yang melibatkan perusahaan keuangan non bank akhir-akhir ini, memaksa pemerintah untuk menyusun Omnibus Law di sektor keuangan sebagai payung hukum induk dalam mengantisipasi krisis sistemik.

Omnibus Law dinilai perlu karena payung hukum yang ada saat ini, yakni Undang-Undang (UU) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (PPKSK), belum mengatur penanganan masalah sistemik lembaga keuangan non bank.

Pasal 3 ayat 1 UU 9/2016 menyatakan pencegahan dan penanganan krisis sistem keuangan meliputi tiga hal, yakni koordinasi pemantauan dan pemeliharaan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK); penanganan Krisis Sistem Keuangan; dan penanganan permasalahan Bank Sistemik, baik dalam kondisi SSK normal maupun kondisi Krisis Sistem Keuangan.

Adapun Krisis Sistem Keuangan adalah kondisi Sistem Keuangan yang gagal menjalankan fungsi dan perannya secara efektif serta efisien. Hal tersebut ditunjukkan dengan memburuknya berbagai indikator ekonomi dan keuangan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kanan) berbincang dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kedua kiri), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso (kiri), dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamim Simpanan (LPS) Halim Alamsyah di sela-sela konferensi pers, di Jakarta, Selasa (30/7/2019)./Bisnis-Himawan L. Nugraha

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top