Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja menyelesaikan pembuatan pakaian di pabrik garmen PT Citra Abadi Sejati, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018). - JIBI/Nurul Hidayat
Lihat Foto
Premium

Pacu Daya Saing dengan Skema Upah Baru

Skema pengupahan baru yang tengah disusun oleh pemerintah diyakini bakal membantu pengusaha dalam berekspansi sembari membuka penyerapan tenaga kerja baru yang lebih besar.
Dewi A. Zuhriyah, Yustinus Andri & Andi M. Arief
Dewi A. Zuhriyah, Yustinus Andri & Andi M. Arief - Bisnis.com
23 Januari 2020 | 15:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Skema pengupahan baru yang akan menyesuaikan rata-rata konsumsi dan pertumbuhan ekonomi provinsi, berpeluang memberikan keleluasaan bagi pengusaha dalam merekrut tenaga kerja dan mengerek daya saing nasional.

Berdasarkan dokumen pembahasan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja yang diterima dari sumber Bisnis, formula Upah Minimum Provinsi (UMP) akan dihitung dari Kebutuhan Layak Kerja (KLK) tahun berjalan ditambah perkalian antara KLK tahun berjalan dengan pertumbuhan ekonomi per provinsi.

Perhitungan KLK itu didasarkan pada rata-rata konsumsi penduduk perkotaan yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Di sisi lain, ketentuan tersebut berlaku untuk pekerja dengan masa kerja di bawah 1 tahun, sedangkan pekerja di atas 1 tahun tidak akan mengalami penurunan upah minimum.

Formulasi itu berbeda dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, di mana upah minimum dihitung dari upah minimum tahun berjalan ditambah dengan penjumlahan tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Kendaraan melintas dengan latar belakang pembangunan gedung bertingkat di Jakarta, Sabtu (15/6/2019)./ANTARA FOTO-Aprillio Akbar

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top