Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Wisatawan mengabadikan matahari tenggelam di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Premium

Menuju Labuan Bajo yang Super Premium

22 Januari 2020 | 18:27 WIB
Meski Labuan Bajo sudah ditetapkan sebagai kawasan wisata super premium, tapi berbagai fasilitas serta Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah itu masih belum mumpuni dan memerlukan berbagai peningkatan.

Bisnis.com, JAKARTA — Kapal pinisi yang mengangkut sejumlah wartawan peliput kunjungan Presiden Joko Widodo ke Labuan Bajo itu terbalik. Dalam hitungan detik, kapal dari kayu tersebut sudah karam ditelan air laut.

Penyebabnya bukan karena bergerak terlalu cepat, melainkan kombinasi hempasan gelombang dan angin yang membuatnya terjungkal dari posisinya. Untungnya, evakuasi cepat dilakukan dan seluruh penumpang, termasuk anak buah kapal, selamat.

Namun, keberadaan pelampung (life jacket) hanya menjadi pajangan dan tidak digunakan selama para penumpang berada di atas kapal.

Di tempat terpisah, speedboat yang mengangkut rombongan wartawan lainnya harus bergerak sambil memastikan tidak menabrak sampah plastik dan batang kayu yang mengapung. Mereka tengah menjajal destinasi wisata Pulau Padar dan Pulau Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sejumlah kapal wisata jenis pinisi berlabuh di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (22/1/2020)./ANTARA FOTO-Kornelis Kaha

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top