Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Rokok dijual di sebuah gerai waralaba, di Jakarta, Minggu (21/8). - JIBI/Dwi Prasetya
Premium

NAVIGASI PERPAJAKAN : Batas Maksimum Barang Kena Cukai Impor Kiriman Diubah

20 Januari 2020 | 11:34 WIB
Merujuk pada Pasal 14, pembebasan cukai dapat diberikan untuk setiap pengiriman paling banyak sejumah 40 batang sigaret, lima batang cerutu, dan 40 gram tembakau iris.

Pemerintah menetapkan batasan baru atas batas maksimum barang kena cukai impor kiriman yang dapat dibebaskan dari pengenaan cukai. Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 199/2019.

Merujuk pada Pasal 14, pembebasan cukai dapat diberikan untuk setiap pengiriman paling banyak sejumah 40 batang sigaret, lima batang cerutu, dan 40 gram tembakau iris.

Dengan ini, batas maksimal batang cerutu yang dibebaskan dari cukai apabila diimpor via kiriman turun dari yang dahulu sejumlah 10 batang cerutu.

Melalui beleid terbaru tersebut, pemerintah juga memerinci batas maksimum pembebasan cukai atas impor kiriman dari hasil tembakau lain.

Pembebasan cukai juga berlaku atas hasil tembakau lainnya yang diolah dalam bentuk batang paling banyak sejumlah 20 batang, dalam bentuk kapsul paling banyak sejumlah lima kapsul, paling banyak 30 mililiter bila dalam bentuk cair, paling banyak empat cartridge apabila dalam bentuk cartridge, dan dalam bentuk lain paling banyak 50 gram atau 50 mililiter.

Dalam beleid yang lama yakni PMK No. 182/2016, hanya disebutkan bahwa hasil tembakau lainnya yang dapat dibebaskan dari cukai adalah maksimum sebanyak 40 gram.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top