Premium

Perjanjian Dagang China-AS, Angin Segar bagi Indonesia?

Meredanya tensi perang dagang yang sudah berlangsung sejak pertengahan 2018, dinilai dapat berkontribusi terhadap pergerakan ekonomi Indonesia yang lebih positif pada tahun ini.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 17 Januari 2020  |  12:30 WIB
Perjanjian Dagang China-AS, Angin Segar bagi Indonesia?
Suasana bongkar muat peti kemas di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/1/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Meredanya tensi perang dagang AS-China yang ditandai dengan kesepakatan perjanjian dagang fase I pada Kamis (16/1/2020), membuat proyeksi pergerakan ekonomi Indonesia pada 2020 kian positif.

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah meyakini penandatanganan perjanjian dagang fase I membuka peluang bagi rupiah untuk dapat bergerak stabil pada 2020.

"Tentu saja ini didukung dari kondisi domestik dengan terus berlanjutnya perbaikan defisit neraca transaksi berjalan secara gradual dan…

Anda sedang membaca Premium Konten
Silahkan daftar gratis atau login untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Editor : Annisa Margrit
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top