Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Petani memindahkan kelapa sawit hasil panen ke atas truk di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (4/4/2018). - JIBI/Rachman
Premium

Pungutan Sawit Berlaku Lagi, Pengusaha Tetap Percaya Diri

26 Desember 2019 | 16:33 WIB
Pemerintah telah menyampaikan akan kembali memberlakukan pungutan ekspor atas minyak sawit mentah dan turunannya mulai 1 Januari 2020.

Bisnis.com, JAKARTA — Para pengusaha sawit meyakini pengenaan kembali pungutan ekspor untuk produk minyak sawit mentah dan turunannya, yang mulai berlaku 1 Januari 2020, tidak akan terlalu berpengaruh terhadap harga komoditas tersebut.

Pemerintah memastikan pungutan ekspor produk minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dan turunannya efektif berlaku per 1 Januari 2020 bersamaan dengan kebijakan biodiesel B30 atau bauran minyak sawit dalam solar 30 persen.

Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kanya Lakhsmi mengakui adanya potensi koreksi harga CPO global pada tahun depan, setelah Indonesia memberlakukan kembali pungutan ekspor. Namun, dia percaya diri penurunan tidak akan signifikan lantaran terdapat sentimen lain yang lebih memengaruhi pergerakan harga.

“Harga CPO turun setelah diberlakukan pungutan ekspor hampir pasti terjadi. Namun, besar atau kecilnya belum bisa dilihat. Apabila terjadi penurunan harga lebih karena efek psikologis dan tidak besar dampaknya,” kata Kanya kepada Bisnis, Rabu (25/12/2019).

Sebuah truk melewati jalan penuh lumpur di Mesuji Raya, Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, Rabu (11/1/2017)./ANTARA FOTO-Budi Candra Setya

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top