Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Petugas melakukan pengisian bahan bakar avtur pada salah satu pesawat komersial di Apron Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (12/6/2017). - ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Premium

Mengatur Avtur di Aviasi Nasional

04 Desember 2019 | 16:13 WIB
Mahalnya biaya avtur dinilai menjadi salah satu penyebab mahalnya harga tiket pesawat, yang sudah berlangsung sejak akhir tahun lalu.

Bisnis.com, JAKARTA – Tingginya harga avtur di Indonesia masih menjadi ganjalan bagi industri penerbangan nasional, termasuk dituding sebagai salah satu penyebab mahalnya harga tiket pesawat.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan pun menyampaikan keinginan agar setidaknya ada dua operator pemasok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis avtur di Indonesia. Hal ini diyakini dapat menghindarkan terjadinya monopoli dan harga avtur pun bakal terjangkau.

Kehadiran pemain baru bakal memunculkan kompetisi, sehingga pemasok dapat bersaing menciptakan efisiensi.

Untuk itu, dia menyatakan akan membahas masalah avtur dengan stakeholders lainnya. Operator avtur pun diminta melakukan efisiensi biaya operasional agar harga jual bisa ditekan.

Pesawat milik maskapai Scoot, Singapore Airlines, dan Silk Air terlihat di Bandara Changi, Singapura, Selasa (14/8/2018)./Reuters-Edgar Su

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top